Surat Rahbar Kepada Pemuda di Negara-Negara Barat

Bismillahirrahmanirrahim.

Kepada semua pemuda di negara-negara Barat

Berbagai peristiwa getir yang ditandai dengan terorisme buta di Perancis, kembali mendorong saya untuk berdialog dengan kalian. Bagi saya, sangat disayangkan sekali peristiwa-peristiwa seperti ini menjadi landasan dialog, akan tetapi kenyataanya adalah jika masalah-masalah pedih tidak melatarbelakangi pencarian solusi dan tidak menjadi panggung untuk berkonsultasi, maka kerugian [yang diderita] akan berlipat ganda.

Continue reading

Benang Merah di Balik Berita-Berita Internasional

Salman Fadhlullah, MA

Tragedi  Mina-Arab Saudi, bergabungnya beruang merah dalam perang Suriah, serangan brutal Israel, kekejaman ISIS, depresi mata uang Yuan, ketidak pastian suku bunga Bank Sentral As (The Fed), Tragedi 11 september  dan berita lain yang mengguncang dunia memiliki tingkat kesamaan dalam mempengaruhi psikologi manusia. Dunia adalah global village  yang terkoneksi satu sama lain dengan cepat dan  mudah. Apapun yang terjadi di belahan dunia lain akan menjadi perhatian negara manapun jika itu memenuhi syarat-syarat untuk menjadi sebuah news yang menarik perhatian dunia.  Peristiwa itu selalu berubah-ubah namun memiliki tingkat kejutan yang sama kuat terhadap psikologi manusia.

Continue reading

Tak Seindah Tema Yang Diusung (Refleksi atas perhelatan NU, Muhamadiyyah dan MUI)

Dr. Kholid Al-Walid, M.Ag.

Di pertengahan 2015 ini di antara hal menarik untuk kita amati adalah Muktamar Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tiga ormas yang cukup memiliki pengaruh di Indonesia ini menggelar hajatnya. Sebagai Ormas Islam yang paling berpengaruh di Indonesia, NU memiliki peran yang sangat mendasar dalam beragam hal di Indonesia, baik itu kenegaraan maupun ke-ummatan. Apa yang terjadi di NU jelas memberikan makna signifikan bagi bangsa Indonesia.Tema “Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia” yang diusung pada Muktamar NU ke-33  yang berlangsung dari tanggal 1-5 Agustus 2015 lalu, memberikan pesan mendalam atas eksistensi NU sebagai warna Islam yang telah menjadi bingkai bagi Islam di Indonesia.

Continue reading

Independensi Sumber Dana dan Diversifikasi Program

WAWANCARA DENGAN KETUA IKMAL PERIODE IV MASA BAKTI 2015 – 2018

O. SULAEMAN, M.HUM

BI (Buletin IKMAL) : Bagaimana Anda menilai IKMAL di saat ini?

OS (Otong Sulaeman) : Kongres ke-IV IKMAL bulan Mei lalu menunjukkan bahwa ada kemajuan yang mengembirakan. Banyak pihak yang mengapresiasi penyelenggaraan Kongres. Dari mulai materi, pemateri, efektivitas acara, hingga antusiasme peserta Kongres, semuanya berlangsung di luar prediksi kami. Tentu maksudnya positif. Antusiasme peserta, misalnya. Tadinya kami memprediksi peserta Kongres berada di kisaran 100 orang atau kurang dari itu. Itu didasarkan kepada situasi kongres-kongres IKMAL sebelumnya. Tapi, ternyata, peserta membludak sampai di angka 140-150-an. Akibatnya, berkali-kali konsumsi habis. Biaya juga jelas membengkak, karena selain harus memesan kamar ekstra, panitia juga harus menyiapkan dana transportasi yang lebih besar.

Continue reading

Khamenei Minta Saudi Bertanggungjawab Atas Tragedi Mina

 

Kecaman terhadap pemerintah Arab Saudi terkait tragedi Mina, tragedi Kamis berdarah di Mina, Mekkah al-Mukarramah, Arab Saudi, terus mengalir dari Iran, negara yang paling banyak jumlah jamaah hajinya yang meninggal dan cidera dalam insiden itu. Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei menyatakan pemerintah Arab Saudi bertanggungjawab atas tragedi itu.

Continue reading

Sejenak Bersama Al-Quran: Taubat Penyelamat Manusia

Allah Swt berfirman:

“Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.” (QS. Yunus: 98)
Continue reading

Taklif Dalam Islam : Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Baligh

Oleh ; Maria Ulfah Anshor

Pengertian Taklif

Taklif adalah isim masdar yang berarti beban atau tugas. à‘kallafa, yukallifu, takliifan’. Anak yang sudah baligh disebut mukallaf, yaitu orang yang dianggap mampu menjalankan perintah dan menjauhi larangan agama serta dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya. Seorang mukallaf berkewajiban menjalankan syariat Islam sesuai dengan kemampuannya.
Continue reading

Perayaan Taklif: Filosofi dan Kajian Parenting

Oleh ; Dina Y. Sulaeman

Taklif bermakna ‘beban atau tanggung jawab’. Dalam istilah fiqih, taklif  bisa disamakan dengan istilah  ‘baligh’, yaitu usia dimana anak-anak sudah mengemban tanggung jawab syar’i. Dimulai saat baligh, ada hal-hal wajib yang harus mereka jalankan, ada pula hal-hal haram yang harus mereka hindari. Bila mereka tidak melakukan kewajiban-kewajiban atau sebaliknya, melakukan hal-hal yang diharamkan itu, kepada mereka sudah dikenai hukum ‘dosa’ dan akan menerima konsekuensi di akhirat. Fa man ya’mal mitsqaala dzarratin khairay-yarah, wa man ya’mal mitsqaala syarray-yarah (siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah, dia akan mendapatkan hasilnya; dan siapa yang mengerjakan keburukan sebesar dzarrah, dia akan menerima akibatnya)
Continue reading

Kebebasan Beragama : antara konsep dan praktik

Oleh : Srie Muldrianto MPd.

Kalimat kunci : Ketidak sejalanan konsep kebebasan beragama dengan praktik kebebasan beragama menunjukkan kegagalan pendidikan di Indonesia.

Pancasila merupakan falsafah negara, pandangan hidup dan ideologi nasional dalam kehidupan berbangsa bernegara. Sebagai sebuah falsafah negara,  Pancasila bersifat rasional, terbuka, sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sesuai jati diri bangsa serta ilmiah. Sebagai falsafah bangsa Pancasila hendaknya memiliki ciri-ciri pengetahuan filsafat yang kritis, rasional, Komprehensip, konseptual, replektif, radikal, spekulatif, integral dan lain sebagainya(Syamsudin, 2009: 67).
Continue reading