Alumni Connect PPI Dunia Leaders Forum Perkuat Jejaring Pemimpin Indonesia Berdaya Saing Global
Mewakili Ikatan Alumni Jamiah Al-Mustafa (IKMAL), Dani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, Alumni Connect memiliki peran penting sebagai jembatan yang menyatukan potensi alumni Indonesia yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Jakarta – Semangat membangun jejaring alumni Indonesia dari berbagai belahan dunia mewarnai penyelenggaraan Alumni Connect PPI Dunia Leaders Forum bertajuk “Connecting Indonesian Leaders, Shaping Global Impact” di University Club Jakarta (01/08/2026). Forum yang dihadiri sekitar 25 ketua organisasi alumni dan perwakilan dari berbagai negara ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan para pemimpin Indonesia lintas profesi dan generasi guna mendorong lahirnya sinergi bagi kemajuan bangsa.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Presidium Alumni Connect PPI Dunia, Achmad Adhitya, yang akrab disapa Pak Adit atau Pak Aditya. Selain memimpin Alumni Connect, ia juga menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Hadir pula Ketua Harian Alumni Connect PPI Dunia, Muhammad Putra Hutama, Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia, Dirgayuza Setiawan, serta para tokoh nasional dan perwakilan organisasi alumni Indonesia dari berbagai negara.
Dalam sambutannya, Pak Aditya mengungkapkan bahwa gagasan membentuk Alumni Connect lahir dari realitas yang sering ditemui ketika mahasiswa Indonesia menyelesaikan studi di luar negeri.
“Banyak yang pulang ke Indonesia, tetapi justru tidak saling mengenal antarsesama alumni dari berbagai negara. Padahal mereka memiliki potensi besar untuk saling berkolaborasi,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya sebuah wadah yang mampu menghubungkan para alumni lintas negara, bidang keahlian, dan profesi agar potensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia.
Ia menjelaskan, embrio Alumni Connect tumbuh melalui berbagai kegiatan di Wisma BNI, mulai dari silaturahmi, buka puasa bersama, seminar, hingga forum bisnis. Berbagai kegiatan tersebut menjadi fondasi terbentuknya ekosistem kolaborasi alumni yang kini terus berkembang.
Sementara itu, Muhammad Putra Hutama atau Tama menegaskan bahwa Alumni Connect merupakan ruang terbuka yang mengedepankan semangat berbagi pengalaman dan saling mendukung tanpa menggantikan organisasi alumni yang telah ada.
“Kita ingin mengundang siapa saja untuk saling berbagi pengalaman. Forum ini dibangun untuk saling mendukung dan memperkuat kolaborasi. Alumni Connect bukan organisasi yang berada di atas organisasi alumni yang sudah ada, melainkan menjadi ruang kolaboratif yang tumbuh dari para pengurus dan komunitas alumni itu sendiri,” jelasnya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan menyoroti pentingnya menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai kalangan serta memperluas keterlibatan alumni Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
Mewakili Ikatan Alumni Jamiah Al-Mustafa (IKMAL), Dani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, Alumni Connect memiliki peran penting sebagai jembatan yang menyatukan potensi alumni Indonesia yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Ia menilai jejaring Alumni Connect yang telah menghimpun alumni Indonesia dari lebih dari 60 negara merupakan aset strategis yang perlu terus diberdayakan. Keberagaman latar belakang keilmuan, pengalaman internasional, dan profesi para anggotanya menjadi modal besar untuk melahirkan gagasan, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
“Jejaring Alumni Connect PPI Dunia yang tersebar di lebih dari 60 negara merupakan aset strategis bangsa. Potensi ini perlu terus diberdayakan agar mampu melahirkan ide-ide besar, membangun kolaborasi lintas sektor, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi kemajuan bangsa dan negara,” ujar Dani.
Pada kesempatan tersebut, Dani juga menyampaikan apresiasi dan salam hangat dari Ketua IKMAL, Husein Nahrawi, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di Irak. Ia menegaskan dukungan IKMAL terhadap upaya mempererat sinergi antarorganisasi alumni Indonesia di tingkat global.
Selain menjadi ruang bertukar gagasan, forum ini juga membuka peluang bagi para peserta untuk memperluas jejaring profesional dengan berbagai pihak yang memiliki komitmen dalam pengembangan kepemimpinan Indonesia.
Menutup rangkaian kegiatan, Tama mengingatkan bahwa tidak semua orang tertarik mengikuti forum diskusi formal. Karena itu, Alumni Connect diharapkan menghadirkan program yang lebih beragam, seperti kegiatan sosial, olahraga, pengembangan karier, hingga kolaborasi bisnis, sehingga semakin banyak alumni dapat berpartisipasi sesuai minat dan keahliannya.
Melalui Alumni Connect PPI Dunia Leaders Forum, para alumni Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi jaringan profesional, tetapi juga menjadi kekuatan kolektif yang mampu menghadirkan kolaborasi nyata, melahirkan pemikiran visioner, serta memberikan kontribusi yang berdampak bagi kemajuan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.





