Perjuangan Palestina dan Pembebasan Al-Quds, Tanggung Jawab Bersama Umat Manusia

Ikatan Alumni Jamiah Almustafa (IKMAL) bekerja sama dengan Majlis Talabah Malaysia (MAALA) menyelenggarakan webinar internasional pada Kamis 27 Maret 2025, dalam rangka memperingati Hari Quds. Acara ini diselenggarakan secara online dengan mengangkat tema “Perjuangan Palestina dan Pembebasan Al-Quds: Tanggung Jawab Bersama Umat Manusia.”
Ketua IKMAL, Ustadz Husien Nahrawi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Direktur Almustafa Perwakilan Indonesia, Prof. Dr. Hossein Mottaghi, yang hadir dalam acara tersebut dan akan memberikan pencerahan yang sangat berarti melalui pidatonya. Ustadz Husien menekankan bahwa perjuangan Palestina, terutama dalam mempertahankan Al-Quds dan Masjid Al-Aqsa, adalah perjuangan yang harus terus didukung oleh umat Islam dan umat manusia di seluruh dunia.
“Kita sampai saat ini terus mendukung dan membela perjuangan saudara-saudara kita di Palestina, yang berjuang untuk mempertahankan tanah mereka dan Al-Quds yang sangat mulia,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan bahwa perjuangan ini mendapatkan dukungan kuat dari negara-negara yang anti-Zionis, seperti Iran, Yaman, dan kelompok-kelompok yang juga turut mendukung perjuangan Palestina.
Webinar ini dihadiri oleh beberapa narasumber terkemuka dari tiga negara: Iran, Indonesia, dan Malaysia. Para pembicara yang turut memeriahkan acara ini antara lain:
- Dr. Hossein Mottaghi, Direktur Almustafa Perwakilan Indonesia
- Ustadz Ammar Fauzi, Ph.D, Dewan Penasihat IKMAL
- Ustadz Sekhain Assagaf, Biro Antara Bangsa MAALA
- Bapak Furqon AMC, Sekjen Free Palestine Network (FPN)
- Bapak Chua Tian Chang, Juru Bicara Sekretariat Solidariti Palestin (SSP) Malaysia
- Sayyid Abbas Al-Hasni, Presidium Barq (Barisan Aliansi Al-Quds)
Para pembicara menekankan pentingnya pemahaman yang lebih dalam tentang konteks historis perjuangan Palestina serta peran identitas Islam dalam membentuk semangat perlawanan terhadap Zionisme. Mereka juga berbicara tentang pentingnya kepercayaan diri, komunikasi yang efektif, dan persatuan umat dalam menghadapi kolonialisme dan imperialisme yang sedang berlangsung. Mereka menyerukan agar ada upaya global yang lebih besar untuk melawan penindasan serta mendukung perjuangan Palestina.
Acara ini ditutup oleh MC yang mengajak para peserta untuk terus membela keadilan dan kemanusiaan, serta mengingatkan bahwa perjuangan untuk membebaskan Palestina adalah mandat bagi seluruh umat manusia. MC juga mengingatkan kepada seluruh anggota IKMAL untuk terus berpartisipasi dalam gerakan Al-Qur’an untuk Hari Al-Quds sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.
Webinar ini memberikan pesan kuat tentang pentingnya persatuan dalam perjuangan global melawan penindasan dan untuk mendukung kemerdekaan Palestina serta pembebasan Al-Quds.






