BERITA

PERNYATAAN SIKAP RESMI IKATAN ALUMNI JAMIAH AL-MUSTAFA (IKMAL) Menanggapi Pernyataan Kedua Ayatullah Sayyid Ali Khamenei (18 Juni 2025) “Dari Qom untuk Palestina: Harga Diri, Kesabaran, dan Keberanian Melawan Arogansi”

 

Mukadimah

Dengan memohon pertolongan Allah SWT, kami—Ikatan Alumni Jamiah Al-Mustafa (IKMAL)—sebagai bagian dari komunitas intelektual Muslim yang tumbuh dalam tradisi keilmuan hauzah ilmiyah di Republik Islam Iran, serta sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi amanat konstitusi, merasa bertanggung jawab secara moral, intelektual, dan spiritual untuk menyampaikan pernyataan sikap atas pidato kedua Ayatullah Sayyid Ali Khamenei yang disampaikan pada tanggal 18 Juni 2025.

 

Butir-Butir Sikap IKMAL

  1. IKMAL menyampaikan dukungan penuh atas penghargaan tinggi yang diberikan Rahbar kepada IRGC dan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran yang telah memberikan respons strategis terhadap agresi Israel. Langkah ini bukan hanya respons terhadap serangan militer, melainkan juga penegasan atas martabat nasional Iran sebagai benteng utama perlawanan terhadap proyek kolonialisme Zionis di Timur Tengah.
  2. IKMAL memberikan apresiasi kepada rakyat Iran yang telah menunjukkan solidaritas, kesabaran, dan keberanian luar biasa. Kesatuan rakyat Iran dalam menghadapi ujian ini merupakan manifestasi nyata dari perintah Al-Qur’an: wa la tahinu wa la tahzanu wa antumul a‘lawna in kuntum mu’minin
    (QS Ali Imran: 139)
  3. IKMAL secara khusus mengapresiasi keberanian Sahar Emami, penyiar berita IRIB yang tetap tegak menyampaikan kabar kepada publik meskipun berada dalam situasi yang mengancam jiwanya. Sikapnya mencerminkan ruh perlawanan sejati: tak gentar oleh bom, tak tunduk pada teror, dan tetap memilih untuk berbicara di tengah dentuman.
  4. IKMAL menilai bahwa pernyataan Ayatullah Khamenei tentang kebusukan dan kelicikan AS bukan sekadar retorika, tetapi fakta historis yang terus terulang. Serangan Zionis di tengah perundingan menunjukkan bahwa rezim Zionis dan pendukungnya tidak pernah tulus dalam proses diplomasi, melainkan hanya menjadikannya sebagai kedok untuk mempersiapkan agresi berikutnya.
  5. IKMAL menegaskan bahwa gertakan dari tokoh-tokoh seperti Donald Trump hanyalah gema dari kekuatan yang kehilangan pijakan moral dan politik. Iran telah berulang kali digertak, diembargo, diisolasi, namun tetap berdiri. Bahkan, Iran terus menjadi inspirasi bagi perlawanan global. Pernyataan Ayatullah Khamenei adalah seruan tegas bahwa bangsa yang berpijak pada keimanan tidak dapat dikalahkan dengan ancaman kosong.

 

Landasan Prinsip

IKMAL berdiri di atas dua pilar kokoh:

  • Pertama, kami adalah bagian dari jaringan keilmuan dan spiritualitas hauzah ilmiah Iran yang membentuk horizon etis dan ideologis kami dalam membela kaum tertindas.
  • Kedua, kami adalah warga negara Indonesia yang dengan sadar menunaikan amanat konstitusi UUD 1945, yang dengan tegas menolak segala bentuk penjajahan dan menyerukan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa tertindas, khususnya Palestina.

 

Penutup

Dengan ini, IKMAL menyatakan bahwa dukungan terhadap perjuangan Republik Islam Iran dalam membela Palestina bukan sekadar afiliasi emosional, tetapi merupakan ekspresi komitmen intelektual, spiritual, dan kebangsaan kami.

Kami mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk tetap waspada terhadap propaganda yang melemahkan semangat perlawanan terhadap Zionisme, dan untuk terus mendukung langkah-langkah nyata menuju kemerdekaan Palestina yang sejati.

 

Jakarta, 19 Juni 2025
IKATAN ALUMNI JAMIAH AL-MUSTAFA (IKMAL)

 

+ posts

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button